sistem pragmatic

Sistem Pragmatik: Pengertian, Fungsi, dan Pentingnya dalam Komunikasi

Pendahuluan

Dalam setiap interaksi sosial, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam konteks bisnis, sistem pragmatik memainkan peran penting dalam memastikan pesan yang dikirimkan dapat dipahami dengan benar oleh penerima. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian, fungsi, serta pentingnya sistem pragmatik dalam komunikasi.

Pengertian Sistem Pragmatik

Sistem pragmatik adalah cabang ilmu linguistik yang melibatkan studi tentang bahasa dalam penggunaannya dalam konteks sosial. Lebih spesifik, sistem pragmatik mempelajari bagaimana pesan verbal dan nonverbal dipahami, dikodekan, dan diinterpretasikan oleh penerima berdasarkan konteks sosial, tujuan komunikasi, serta norma dan aturan yang ada.

Fungsi Sistem Pragmatik

1. Penentuan Ketepatan Makna

Salah satu fungsi utama dari sistem pragmatik adalah untuk memastikan bahwa makna yang ingin disampaikan oleh pengirim sesuai dengan makna yang dipahami oleh penerima. Misalnya, dalam komunikasi bisnis, menggunakan istilah dan frase yang tepat berdasarkan konteks akan memastikan kesepahaman antara pengirim dan penerima pesan.

2. Pemahaman Konteks

Pragmatik dalam komunikasi melibatkan pemahaman konteks sosial tempat pesan disampaikan. Hal ini mencakup pengetahuan tentang norma, nilai-nilai budaya, dan aturan yang berlaku dalam komunitas tertentu. Memahami konteks ini akan membantu menghindari penafsiran yang salah dan memastikan efektivitas komunikasi.

3. Mengelola Perbedaan Komunikasi

Sistem pragmatik juga membantu kita dalam mengelola perbedaan komunikasi antara individu atau kelompok yang berbeda. Bahasa dalam konteks pragmatik dipengaruhi oleh budaya, latar belakang sosial, dan pengalaman individu. Dengan memahami perbedaan ini, seseorang dapat menjaga kekayaan interaksi antarbudaya dan memfasilitasi pemahaman antara kelompok yang berbeda.

4. Menunjukkan Makna Melalui Ekspresi Wajah dan Tubuh

Komunikasi tidak hanya terjadi melalui kata-kata, tetapi juga melalui ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan intonasi suara. Sistem pragmatik mempelajari bagaimana menggunakan bahasa tubuh dan ekspresi wajah untuk menyampaikan makna yang lebih dalam. Misalnya, tersenyum atau mengangkat alis dapat menunjukkan pengertian, kejutan, atau ketidaksetujuan dalam sebuah percakapan.

5. Mengatasi Kesalahpahaman

Kesalahpahaman adalah masalah umum dalam komunikasi manusia, terutama ketika pesan yang dikirim memiliki ambigu atau bisa ditafsirkan dengan beberapa cara yang berbeda. Sistem pragmatik membantu dalam mengklarifikasi dan memperjelas makna pesan dengan mempertimbangkan konteks dan tujuan komunikasi. Dengan demikian, pesan dapat diterima dan dipahami dengan benar oleh penerima.

Pentingnya Sistem Pragmatik dalam Komunikasi

Sistem pragmatik memainkan peran penting dalam memastikan efektivitas komunikasi antara individu dan kelompok dalam berbagai konteks. Pentingnya sistem pragmatik dalam komunikasi dapat dilihat dari berbagai aspek berikut:

1. Meningkatkan Efisiensi Komunikasi

Dengan memahami sistem pragmatik, individu dan kelompok dapat menggunakan bahasa dengan lebih efisien dan efektif. Pesan dapat disampaikan dengan jelas, tanpa kesalahpahaman yang tidak perlu, sehingga meningkatkan produktivitas dan kecepatan dalam berkomunikasi.

2. Membangun Hubungan yang Kuat

Melalui sistem pragmatik, individu dapat menunjukkan penghargaan dan pengertian terhadap norma dan budaya orang lain. Ini membantu membangun hubungan yang kuat dan saling menguntungkan, baik dalam konteks pribadi maupun profesional.

3. Membangun Keharmonisan dalam Interaksi Antarbudaya

Dalam dunia global saat ini, interaksi antarbudaya semakin penting. Sistem pragmatik membantu dalam menghilangkan hambatan komunikasi antara individu dengan latar belakang budaya yang berbeda. Dengan memahami bagaimana bahasa dan komunikasi dipengaruhi oleh kebiasaan, nilai, dan norma budaya, individu dapat memfasilitasi pemahaman antara kelompok yang berbeda dan membangun keharmonisan.

4. Mencegah Konflik Komunikasi

Penafsiran yang salah atau ketidakpahaman dalam komunikasi sering kali menjadi sumber konflik antara individu dan kelompok. Menggunakan sistem pragmatik dalam komunikasi membantu mencegah konflik ini dengan memastikan bahwa pesan dikirim dan dipahami dengan benar.

Kesimpulan

Dalam kesimpulannya, sistem pragmatik sangat penting dalam memahami dan memastikan keberhasilan komunikasi dalam berbagai konteks sosial. Dengan memperhatikan konteks sosial, pemahaman konteks budaya, serta penggunaan bahasa tubuh dan intonasi yang tepat, sistem pragmatik membantu menjembatani perbedaan dalam komunikasi dan membangun pemahaman yang saling menguntungkan.